Berita Dunia Islami Masa Kini Update Selalu

loading...
Saturday, 2 April 2016

Ciri – ciri Anak Durhaka Kepada Orang Tua Dalam Islam

Ciri – ciri Anak Durhaka – Dewasa ini perlakuan anak muda kepada orang tua sudah tergolong jauh dari kata sopan dan wajar. Anak muda jaman sekarang sering kali tidak menghargai atau pun menghormati orang tuanya sendiri. Padahal, orang tua merupakan orang yang paling berjasa dalam hidup manusia.

Dalam Surah Al-Isra ayat 23, Allah berfirman, yang artinya : “Dan Rabb-mu telah memerintahkan kepada manusia jangan lah ia beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan henaklah berbuat baik kepada kedua orang tua dengan sebaik – baiknya. Dan jika salah satu dari keduanya atau kedua – duanya telah berusia lanjut disisimu, maka jangan lah katakan kepada keduanya ‘ah/uf’ dan jangan lah kamu membentak keduanya (Q.S Al-Isra : 23).

Ciri – ciri Anak Durhaka

Mengatakan “Ah” Ketika Diperintah
Ciri – ciri anak durhaka yang pertama adalah mengatakan “ah” ketika diperintah oleh orang tuanya. Hal ini seperti apa yang tercantum di dalam Al-Qur’an Surah Al-Isra ayat 23 di atas, dimana Allah memerintahkan umatnya untuk tidak mengatakan “ah/uf” atau pun membentak orang tuanya.

Tidak Melayani Orang Tua dengan Baik
Ciri – ciri anak durhaka yang ke dua adalah tidak melayani orang tua dengan baik. Seperti yang telah kita ketahui bersama, ketika kita kecil semua kebutuhan kita dipenuhi dan dicukupi oleh ke dua orang tua kita. Semua keperluan yang belum bisa kita lakukan sendiri seperti makan, mandi, dan juga buang air, dilayani oleh orang tua dengan sabar dan iklas.
Maka dari itu, ketika kita sebagai orang yang pernah dilayaninya tidak mau melayaninya kembali dengan iklas, maka dapat dipastikan kita adalah anak yang durhaka dan tidak tahu balas budi kepada orang tua.

Ciri – ciri Anak Durhaka Kepada Orang Tua Dalam Islam

Sering Membuat Orang Tua Merasa Sedih
Ciri – ciri anak durhaka yang ke tiga adalah sering membuat orang tua merasa sedih. Orang tua telah berupaya sebaik mungkin untuk membuat anak – anaknya bahagia. Semua kebutuhan kita dipenuhinya hingga kita dapat memenuhi kebutuhan kita sendiri. Semua permintaan kita dipenuhinya agar kita bisa merasa bahagia. Maka dari itu, ketika kita melakukan berbagai macam kegiatan yang membuatnya sedih, secara tidak langsung kita dapat dikategorikan sebagai anak yang tidak tahu berterima kasih dan juga anak yang durhaka.

Tidak Mengakui Orang Tua
Ciri – ciri anak durhaka yang ke empat adalah tidak mengakui orang tua. Seperti yang telah dijelaskan di atas, orang tua merupakan orang yang paling berjasa dalam kehidupan kita. Sehingga apabila kita tidak mengakuinya, maka kita sudah pasti termasuk ke dalam anak yang durhaka.

Tidak Menghormati Orang Tua
Ciri – ciri anak durhaka yang ke lima adalah tidak menghormati orang tua. Sebagai orang yang lebih tua dan juga orang yang sangat berjasa, sudah sepantasnya jika orang tua mendapatkan penghormatan yang lebih dari anak – anaknya. Maka dari itu, jika seorang anak tidak lagi menghormati orang tuanya sendiri seperti tidak mematuhi perintahnya atau pun suka meremehkannya, maka dapat dipastikan bahwa ia adalah seorang anak yang durhaka.

Mendahului Orang Tua
Ciri – ciri anak durhaka yang terakhir adalah mendahului orang tua dalam berbicara di sebuah majelis. Berbicara mendahului orang tua tanpa ada perbincangan atau diskusi terlebih dahulu dapat membuat orang tua menjadi tersinggung dan merasa dilecehkan. Tidak hanya itu, mendahuli orang tua dalam berbicara tentunya juga menunjukkan sikat takabur dan juga sombong. 
Baca juga: Masuk Surga Karena Berbakti Kepada Suami
Itulah ciri – ciri anak durhaka yang harus Anda waspadai dan juga hindari. Semoga bermanfaat ya!

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Ciri – ciri Anak Durhaka Kepada Orang Tua Dalam Islam

0 komentar:

Post a Comment