Berita Dunia Islami Masa Kini Update Selalu

loading...
Friday, 22 January 2016

Pekerjaan Terbaik Menurut Rasulullah SAW

Pekerjaan Terbaik Menurut Rasulullah SAW – Untuk bisa bertahan hidup dan memenuhi berbagai macam kebutuhan, manusia harus bekerja untuk bisa mendapatkan uang. Dalam menjalai aktivitas pekerjaan, manusia juga harus memperhatikan mengenai apa yang dikerjakannya untuk bisa mendapatkan uang. Aktivitas pekerjaan yang dilakukan haruslah aktivitas yang halal dan juga baik. Hal ini dikarenakan uang yang dihasilkan dari aktivitas pekerjaan yang haram tentunya tidak akan mendatangkan berkah bagi orang yang mengonsumsinya.

Tidak hanya sekedar halal, pekerjaan yang dilakukan sebaiknya juga merupakan pekerjaan yang direkomendasikan oleh Rasulullah SAW. Hal ini sesuai dengan perintah Allah yang menyatakan bahwa umat Islam harus hidup dengan berpedoman kepada Al-Qur’an dan juga Hadits yang disampaikan oleh Rasulullah SAW.

Lantas pekerjaan apa sajakah yang direkomendasikan oleh Rasulullah untuk umat – umatnya? Pekerjaan apakah yang dianggap terbaik di mata Rasulullah SAW? Untuk mengetahuinya, simak rangkuman yang telah kami siapkah di  bawah ini:

Pekerjaan Terbaik Menurut Rasulullah SAW


Menurut Rasulullah SAW, setidaknya ada dua jenis pekerjaan yang tergolong ke dalam pekerjaan terbaik yang bisa dilakukan oleh umat manusia, antara lain yaitu:

1. Setiap Pekerjaan Selain Meminta – minta

Menurut Rasulullah SAW, pada dasarnya setiap pekerjaan merupakan pekerjaan yang terbaik selama semuanya dilakukan dengan berlandaskan kemampuan yang dimiliki diri sendiri dan bukan dengan jalan meminta – minta. Hal ini senada dengan Hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Baihaqi dan Al Hakim yang artinya : Rasulullah SAW ditanya, “Pekerjaan apakah yang paling baik?” Beliau menjawab “Pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri dan semua pekerjaan yang baik.” (HR. Baihaqi dan Al Hakim).

Jika dikaji secara mendalam, maka pada dasarnya setiap pekerjaan itu baik untuk dilakukan selama halal dan bukan merupakan aktivitas meminta – minta. Menurut hadits ini, tidak ada pekerjaan yang lebih baik dibandingkan pekerjaan yang lainnya. Semua pekerjaan memiliki tingkat kebaikan yang sama satu dengan lainnya, sehingga setiap orang yang telah bekerja harus mensyukuri pekerjaan yang dimilikinya saat ini.

2. Perniagaan

Selain mengatakan bahwa pekerjaan terbaik merupakan setiap pekerjaan yang dilakukan dengan tangan sendiri selain meminta – minta, Rasulullah juga menyatakan jika pekerjaan terbaik yang lainnya adalah aktivitar perniagaan atau pun perdagangan. Hal ini diutarakan oleh Rasulullah SAW melalui Hadits yang diriwayatkan oleh Al Bazzar dan Tabrani yang artinya : Nabi SAW ditanya tentang pekerjaan yang paling utama. Beliau menjawab, “Perniagaan yang baik dan pekerjaan seseorang dengan tangannya seniri”. (HR. Al Bazzar dan Thabrani dalam Al Mu’jam Kabir).

Seperti yang telah kita ketahui bersama, sepajang hidupnya sebelum menjalankan aktivitas kenabiannya, Rasulullah SAW merupakan seorang pedagang unggul yang menjajakan dagangannya di seluruh penjuru jazirah Arab. Bahkan, dari hasil perniagaan yang dilakukannya, Rasulullah berhasil menjadi salah satu saudagar kaya yang dikenal dengan sifatnya yang jujur. Oleh karena itu, sebagai pengikut ajarannya, sudah sepatutnya kita mengikuti jejak kehidupannya dalam mencari rizky dengan jalan berniaga atau pun berdagang.
Itulah dua pekerjaan terbaik menurut Rasulullah SAW yang patut untuk kita teladani. Perlu kita ketahui bersama, meskipun disebut di atas bahwa setiap pekerjaan selain meminta – minta adalah pekerjaan terbaik, namun konteks pekerjaan yang dimaksud di sini adalah setiap pekerjaan yang halal. Jadi meskipun sebuah pekerjaan dilakukan sendiri dan bukan hasil meminta – minta, akan tetapi jika pekerjaan tersebut merupakan pekerjaan yang haram seperti mencuri atau pun perniagaan barang – barang yang haram, maka pekerjaan tersebut bukanlah pekerjaan yang terbaik, melainkan pekerjaan yang terburuk.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pekerjaan Terbaik Menurut Rasulullah SAW

0 komentar:

Post a Comment